Industri fashion di Makassar, Sulawesi Selatan tumbuh dengan pesat dalam satu dekade terakhir. Banyak nama baru mulai bermunculan, namun tak banyak yang mampu bertahan dan berkembang menjadi ikon lokal. Salah satu kisah inspirasi datang dari sosok Haji Zubair Daeng, pemilik dan pendiri Zubair Fashion. Melalui perjuangan tanpa lelah, inovasi, dan dedikasi terhadap kualitas, Zubair Fashion kini menjadi salah satu butik muslim ternama dan dipercaya di Makassar serta sekitarnya.
Haji Zubair Daeng lahir dan tumbuh di lingkungan sederhana di pinggiran Kota Makassar. Sejak kecil, ia sudah membantu orang tuanya berdagang kain di pasar tradisional. Saat usia remaja, ia mulai belajar menjahit secara otodidak, berbekal mesin jahit warisan sang ayah. Dari pengalaman ini, Zubair Daeng tidak hanya mengenal berbagai jenis kain, namun juga seluk beluk permintaan pasar serta kecenderungan mode masyarakat setempat.
Modal utama Zubair di awal merintis usaha hanyalah kepercayaan dan tekad kuat. Ia memulai dengan membuka usaha jahit kecil di beranda rumah, menerima pesanan dari para tetangga. Keuletannya dalam membangun relasi dan menjaga kepuasan pelanggan membuat nama Zubair Daeng semakin dikenal di lingkungan sekitar.
Tahun 2004 menjadi tahun keberuntungan bagi Haji Zubair. Berbekal tabungan hasil menjahit, ia memberanikan diri menyewa kios kecil di sebuah pusat perdagangan tekstil di Makassar. Ia memberi nama usahanya dengan sentuhan personal, Zubair Fashion. Fokus awalnya adalah busana muslim untuk wanita, terutama gamis dan jilbab dengan model khas Sulawesi Selatan.
Inovasi model serta pemilihan bahan berkualitas membuat produk Zubair Fashion diminati. Dalam hitungan bulan, order meningkat drastis, bahkan pelanggan mulai berdatangan dari luar kota. Setelah 2 tahun, Haji Zubair memberanikan diri merekrut penjahit dan membuka cabang kecil di pasar lain.
Tentu saja, perjalanan Zubair Fashion tidak selalu mulus. Maraknya tren busana impor dan persaingan harga dari produsen luar tak jarang membuat omset usaha menurun. Namun Haji Zubair percaya bahwa ciri khas dan orisinalitas adalah kunci yang tak dapat ditiru.
Pada masa pandemi COVID-19, omset butik sempat turun drastis. Namun, Zubair Daeng tidak menyerah. Ia segera beradaptasi dengan memperkuat penjualan daring dan memproduksi masker kain serta busana dengan harga lebih terjangkau. Cara ini terbukti efektif menjaga bisnis tetap berjalan, bahkan mendatangkan pelanggan baru.
Prestasi Zubair Fashion diakui oleh banyak pihak. Haji Zubair beberapa kali menerima penghargaan dari pemerintah kota Makassar atas dedikasi dalam memberdayakan pengrajin lokal. Pada tahun 2021, Zubair Fashion dinobatkan sebagai pelaku usaha UMKM Inspiratif Sulawesi Selatan.
Tidak hanya itu, Zubair Fashion kerap dipercaya sebagai penyedia busana untuk acara-acara keagamaan dan seragam komunitas wanita muslimah di Makassar. Kepercayaan inilah yang menjadi aset utama bagi kelangsungan bisnis Zubair Fashion hingga detik ini.
Perjalanan Haji Zubair Daeng adalah contoh nyata bahwa kesuksesan bisa diraih melalui proses panjang, kegigihan, dan ketulusan. Ia menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda Makassar untuk berani berwirausaha, tetap rendah hati, dan selalu berinovasi.
Dalam berbagai kesempatan, Zubair Daeng kerap membagikan pengalaman kepada anak-anak muda. Ia berpesan agar mereka tidak malu memulai usaha dari bawah, serta pentingnya memperhatikan kualitas demi membangun kepercayaan pelanggan.
Kerja keras, kejujuran, dan doa adalah kunci utama dalam merintis usaha. Jangan takut menghadapi kegagalan, sebab di balik tantangan pasti ada jalan menuju keberhasilan. Haji Zubair Daeng
Kisah sukses Zubair Fashion membuktikan bahwa dengan komitmen, inovasi, dan tekad untuk terus belajar, siapa pun bisa meraih impian. Perjuangan Haji Zubair Daeng dari bawah hingga menjadi pemilik butik ternama adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.
Kini, Zubair Fashion terus berkembang dengan pelanggan setia dari berbagai kota di Sulawesi Selatan. Semangat Haji Zubair Daeng dalam membangun usaha sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar telah menjadi warisan berharga bagi dunia wirausaha di Makassar.