Kota Pare Pare di Sulawesi Selatan kini dikenal sebagai salah satu pusat bisnis kreatif dan percetakan digital. Di antara pelaku usaha yang menorehkan prestasi, Haris bersama Haris Digital Printing menjadi cerita inspiratif tentang bagaimana kerja keras, inovasi, dan tekad dapat membawa seseorang meraih sukses.
Haris memulai perjalanan bisnisnya dari titik yang sederhana. Latar belakang keluarga yang tidak berkecukupan mendorongnya untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap pekerjaan. Setelah lulus SMA, ia sempat bekerja di sebuah toko percetakan tradisional di Pare Pare. Pengalaman ini membekali Haris dengan pengetahuan dasar tentang percetakan dan kebutuhan klien, sekaligus menanamkan semangat kewirausahaan.
Ketika tren digital mulai berkembang di Indonesia, Haris melihat peluang besar. Dia mulai mengumpulkan modal dari hasil kerja dan pinjaman kecil dari keluarga. Dengan bermodalkan satu komputer, printer sederhana, dan ruang kecil di rumahnya, Haris mendirikan Haris Digital Printing pada tahun 2013.
Membangun bisnis di dunia percetakan digital tidaklah mudah. Haris menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan alat, minimnya keahlian khusus, hingga persaingan dengan percetakan konvensional yang telah bertahun-tahun beroperasi. Namun, ia tidak menyerah.
Haris belajar secara otodidak, mencari tutorial online, mengikuti pelatihan desain grafis, dan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan usahanya. Ia juga memahami pentingnya pelayanan yang cepat, ramah, dan solusi kreatif untuk pelanggan. Dengan menghadirkan berbagai layanan, mulai dari cetak undangan, brosur, banner, hingga merchandise custom seperti mug dan kaos, Haris Digital Printing mulai dikenal di lingkungan Pare Pare.
Keberhasilan Haris tidak datang dengan instan. Ia terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Saat printer laser dan cutting sticker mulai populer, Haris melakukan investasi besar dengan membeli perangkat modern agar mampu memenuhi permintaan desain dan kualitas yang semakin tinggi.
Salah satu inovasi yang membuat Haris Digital Printing berbeda adalah layanan desain gratis dan konsultasi sebelum produksi. Banyak pelanggan merasa terbantu karena Haris mau meluangkan waktu untuk memandu mereka memilih desain, warna, hingga jenis kertas yang sesuai kebutuhan.
Pada tahun 2018, Haris Digital Printing telah memiliki lebih dari 6 karyawan dan membuka cabang kecil di pusat kota Pare Pare. Bisnis percetakannya makin berkembang dan melayani klien dari bisnis, sekolah, organisasi masyarakat, hingga instansi pemerintah.
Haris juga aktif dalam komunitas lokal, membagikan keahlian desain dan printing kepada anak muda, sekaligus mendukung program pelatihan wirausaha yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Pare Pare.
Pandemi COVID-19 sempat menjadi tantangan besar bagi Haris. Permintaan percetakan undangan menurun drastis, namun permintaan untuk kebutuhan dokumentasi, banner kampanye kesehatan, hingga produk promosi online meningkat. Haris segera beradaptasi ia memfokuskan layanan pada percetakan dokumen dan kebutuhan publikasi digital.
Haris juga mulai mengembangkan jasa desain digital untuk kebutuhan sosial media dan branding UMKM yang berkembang selama pandemi. Dengan strategi pemasaran digital, Haris Digital Printing justru mampu bertahan dan bahkan berkembang di tengah situasi sulit.
Cerita Haris telah menjadi motivasi bagi generasi muda Pare Pare dan Sulawesi Selatan. Dari awal yang sederhana, Haris membuktikan bahwa dengan semangat belajar dan kerja keras, setiap tantangan bisa dihadapi dan dijadikan peluang.
Banyak anak muda kini mengikuti pelatihan desain grafis dan digital printing yang diadakan oleh Haris Digital Printing. Haris sendiri selalu memotivasi mereka agar tidak takut memulai usaha, sekalipun dengan modal kecil.
Berkat prestasi dan kontribusi terhadap dunia usaha lokal, Haris pernah menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Pare Pare sebagai Pengusaha Muda Berprestasi di tahun 2021. Ia juga diundang sebagai pembicara di berbagai seminar kewirausahaan dan pelatihan UMKM.
Berikut beberapa pencapaian Haris Digital Printing:
Dari perjalanan panjang Haris, ada beberapa prinsip yang selalu dipegang teguh oleh dirinya:
Baginya, bisnis bukan hanya tentang keuntungan finansial, tapi juga tentang membangun hubungan baik dengan pelanggan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Haris memiliki harapan besar untuk terus memperluas bisnis. Ia ingin membuka cabang lagi di kabupaten sekitar Pare Pare, memperluas layanan desain dan printing online, serta membangun portal digital bagi UMKM yang ingin belajar tentang branding dan pemasaran digital.
Selain itu, Haris ingin membentuk program magang dan pelatihan rutin bagi siswa SMA dan mahasiswa, agar mereka memiliki bekal keterampilan di bidang percetakan digital dan desain grafis. Dengan langkah ini, Haris berharap dapat membangun ekosistem wirausaha muda yang solid di Sulawesi Selatan.
Kisah Haris dan Haris Digital Printing adalah contoh nyata bahwa kerja keras, inovasi, dan keberanian untuk beradaptasi sangat penting dalam dunia bisnis modern. Melalui proses belajar sepanjang hidup, pemanfaatan teknologi, dan keberanian mencoba hal baru, Haris berhasil mengubah tantangan menjadi peluang dan membawa dampak positif bagi komunitas di Pare Pare.
Semoga kisah sukses ini dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin memulai usaha sendiri, terutama di bidang percetakan digital. Haris membuktikan bahwa dari kota kecil pun, seseorang dapat meraih mimpi besar dan membawa perubahan untuk lingkungan sekitarnya.