Fitriani adalah seorang perempuan asal Maros yang sejak awal memiliki tekad untuk membantu ekonomi keluarga sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan. Pada tahun 2015, Fitriani memulai usaha laundry dari rumah sendiri dengan modal terbatas berupa satu mesin cuci sederhana dan pengering seadanya.
Ia melihat peluang bisnis laundry di Maros karena semakin banyak warga yang sibuk bekerja sehingga tidak sempat mengurus pakaian mereka. Awalnya, pelanggan Fitriani hanya tetangga sekitar dan teman dekat. Namun, berkat keuletan dan pelayanan ramah, bisnisnya mulai dikenal luas.
Salah satu kunci keberhasilan Fitriani adalah inovasi yang terus dilakukan. Ia mulai menawarkan layanan antar jemput pakaian, memberikan pilihan paket cuci setrika, dan memastikan hasil cucian sangat bersih serta wangi. Selain itu, Fitriani memberikan jaminan waktu pengerjaan cepat agar pelanggan tetap bisa mendapatkan pakaian bersih tepat waktu.
Tantangan terbesar di awal usaha adalah keterbatasan modal dan pengetahuan tentang manajemen bisnis. Fitriani belajar secara otodidak melalui internet, bertanya pada pelaku usaha lain, dan mengikuti pelatihan UMKM dari dinas setempat. Selain itu, ia menghadapi persaingan dengan laundry lain namun tetap mempertahankan kualitas dan tetap ramah dalam pelayanan.
Saat pandemi COVID-19, pelanggan sempat berkurang. Namun, Fitriani tetap bertahan dengan promosi dan menawarkan diskon khusus hingga akhirnya pelanggan kembali berdatangan. Ia membuka peluang kerja untuk warga sekitar sehingga banyak ibu rumah tangga yang terbantu secara ekonomi.
Dari awalnya hanya memiliki dua pekerja, kini Laundry Fitriani memperkerjakan lebih dari sepuluh orang, terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan remaja. Bisnisnya berkembang dengan dua cabang, masing-masing melayani permintaan laundry dari instansi pemerintah, sekolah, dan kos-kosan.
Fitriani juga aktif memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan dan tata cara mencuci yang baik di masyarakat melalui komunitas lokal. Ia mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Maros karena sukses memberdayakan perempuan dan membuka lapangan kerja baru.
Fitriani percaya bahwa perempuan juga mampu menjadi pelaku usaha sukses asalkan mau belajar dan tidak putus asa. Ia mengajak semua wanita Maros untuk berani memulai usaha, meski dari kecil, dan terus berinovasi agar usaha bisa berkembang.
Menurut Fitriani, bisnis laundry bukan sekadar tentang cuci-mencuci, tetapi juga tentang membangun hubungan baik dengan pelanggan dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Ia selalu menanamkan nilai kejujuran, ketepatan waktu, dan empati sebagai budaya kerja di Laundry Fitriani.
Saat ini, Laundry Fitriani tidak hanya dikenal di Maros, tetapi juga di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan. Fitriani mendapat undangan menjadi narasumber dalam seminar UMKM ibu rumah tangga dan pelatihan wirausaha. Dengan pengalaman yang didapat, Fitriani semakin yakin bahwa usaha laundry adalah jalan baginya untuk membangun kehidupan lebih baik dan membantu orang lain.
Ia berencana membuka cabang di Makassar dan menawarkan jasa laundry ekspres untuk kebutuhan hotel dan cafe, serta merintis sistem laundry online berbasis aplikasi untuk memperluas layanan. Semangat dan tekad Fitriani menunjukkan bahwa tidak ada batas bagi perempuan untuk berprestasi dan membawa perubahan di daerahnya.