Pare Pare, salah satu kota pesisir di Sulawesi Selatan, terkenal dengan keramahan penduduknya dan semangat wirausaha warga lokal. Di antara deretan toko dan bisnis kuliner yang bermunculan, terdapat sebuah usaha yang menarik perhatian masyarakat, yaitu Leha dan Leha Caf & Bakery. Bisnis kuliner ini menjadi tempat favorit banyak orang untuk menikmati roti dan kue khas Pare Pare, sekaligus menjadi bukti nyata dari ketekunan dan mimpi seorang pengusaha perempuan muda bernama Leha Wahyuni.
Perjalanan Leha Wahyuni dalam membangun Leha dan Leha Caf & Bakery bermula dari kecintaannya terhadap dunia masak-memasak sejak kecil. Leha, yang berasal dari keluarga sederhana, mulai membuat kue dan roti sejak masih duduk di bangku SMA. Ia kerap membantu ibunya menyiapkan suguhan untuk acara keluarga dan tetangga. Kebiasaan tersebut membuat Leha semakin terampil dalam mengolah berbagai resep roti dan kue yang kemudian menjadi cikal bakal menu andalan caf & bakery miliknya.
Setelah lulus SMA, Leha sempat melanjutkan pendidikan ke sebuah politeknik di Makassar. Namun, jiwa wirausahanya semakin kuat sehingga ia memutuskan kembali ke Pare Pare untuk merintis usaha sendiri. Modal awal Leha hanya berasal dari tabungan beberapa ratus ribu rupiah dan bantuan peralatan dapur sederhana dari orang tua.
Mendirikan bisnis kuliner di Pare Pare bukanlah hal yang mudah. Pada awalnya, Leha mengalami banyak kendala mulai dari kurangnya modal, minimnya pengalaman bisnis, persaingan dengan pelaku usaha lokal lain, hingga pemasaran yang masih konvensional.
Meski demikian, Leha tidak menyerah. Ia terus bereksperimen dengan resep baru, meminta masukan dari pelanggan, dan berusaha memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan usaha roti dan kue miliknya.
Perlahan tapi pasti, Leha dan Leha Caf & Bakery mulai dikenal masyarakat Pare Pare berkat kualitas produk yang konsisten dan pelayanan ramah khas Leha. Roti dan kue buatan Leha mengambil resep tradisional Sulawesi Selatan yang dikombinasikan dengan teknik baking modern. Produk andalannya meliputi roti tawar, roti manis, kue sus, bolu lapis, dan pastry khas Bugis.
Selain menggandeng pemasok lokal untuk bahan baku, Leha berinovasi dengan membuat menu musiman seperti kue bulan Ramadhan dan wedding cake custom dengan desain unik. Ia juga membuka kelas kursus singkat membuat roti bagi ibu-ibu rumah tangga di lingkungan sekitar. Melalui berbagai inovasi yang dilakukan, omzet usaha Leha perlahan meningkat dan kini mampu mempekerjakan 15 orang karyawan.
Melihat perkembangan bisnis yang cukup baik, Leha mulai menerapkan digital marketing. Ia aktif di Instagram dan Facebook untuk memposting foto produk, testimoni pelanggan, dan berbagai promo menarik. Bahkan di masa pandemi COVID-19, penjualan roti dan kue Leha tidak mengalami penurunan signifikan karena strategi pemasaran online yang efektif.
Keberhasilan Leha dalam memanfaatkan era digital membuat namanya semakin dikenal di luar Pare Pare. Saat ini, Leha dan Leha Caf & Bakery bahkan menerima pesanan dari daerah lain di Sulawesi Selatan, seperti Barru, Pinrang, dan Makassar.
Leha tidak hanya sukses secara bisnis, namun juga berkomitmen memberikan inspirasi kepada generasi muda serta memberikan peluang kerja di kota Pare Pare. Ia aktif dalam komunitas pengusaha lokal dan menjadi narasumber dalam pelatihan UMKM yang rutin diadakan pemerintah daerah.
Melalui usaha yang dirintisnya, Leha membuktikan bahwa perempuan muda di kota kecil mampu bersaing dan menjadi pelaku usaha yang sukses, asalkan memiliki tekad, semangat, dan inovasi. Banyak anak muda yang kini menjadikan Leha sebagai panutan dalam memulai usaha di bidang kuliner.
Berkat kerja keras dan inovasi, Leha dan Leha Caf & Bakery telah meraih beberapa penghargaan dari Pemerintah Kota Pare Pare, di antaranya sebagai UMKM Berprestasi 2022 dan Pengusaha Perempuan Inspiratif Pare Pare. Produk bakery miliknya bahkan ditampilkan dalam festival kuliner Sulawesi Selatan tahun 2023, memperkenalkan rasa khas Pare Pare kepada pengunjung dari luar daerah.
Berikut beberapa tips yang sering Leha bagikan kepada calon pengusaha muda:
Leha dan Leha Caf & Bakery adalah bukti bahwa usaha kecil bisa tumbuh besar melalui kerja keras, inovasi, dan ketulusan dalam memberikan kualitas terbaik untuk pelanggan. Masyarakat Pare Pare kini semakin bangga memiliki Leha sebagai bagian dari geliat wirausaha daerah. Kisah sukses Leha Wahyuni menjadi inspirasi bagi siapapun yang bercita-cita membangun bisnis kuliner di Indonesia.
Dengan semangat dan dedikasi, Leha terus berkembang dan membagikan kebahagiaan melalui aroma roti dan kue yang mewarnai hari-hari warga Pare Pare. Semoga cerita Leha dapat menjadi motivasi untuk meraih mimpi, apapun tantangannya.