Admin 16 Jun 2026 17:28

 

Kisah Sukses Nurhidayah dan Kue Tradisional Pare di Kota Parepare, Sulawesi Selatan

Pengenalan Kota Parepare

Kota Parepare adalah salah satu kota penting di Provinsi Sulawesi Selatan, terkenal dengan pelabuhan strategisnya dan budaya yang kaya. Selain keindahan alam dan keramahan masyarakatnya, Parepare juga memiliki kekayaan kuliner yang tak kalah menarik, terutama kue tradisional khas daerah tersebut yang menjadi bagian dari identitas lokal.

Nurhidayah: Inspirasi dari Parepare

Nama Nurhidayah sudah tidak asing lagi di kalangan pemerhati kuliner Sulawesi Selatan, khususnya Parepare. Beliau adalah seorang perempuan muda yang sukses memajukan usaha kue tradisional Pare di tengah persaingan kuliner modern. Kisahnya bermula dari dapur sederhana milik keluarga, dengan semangat untuk mengenalkan dan melestarikan resep turun-temurun kue lokal.

Motivasi Awal Nurhidayah

Setelah menyelesaikan pendidikan, Nurhidayah menghadapi tantangan mencari pekerjaan di kota Parepare. Melihat potensi besar pada resep kue yang diwariskan dari ibu dan neneknya, ia memulai usaha kecil dengan mendaftarkan diri mengikuti berbagai pelatihan UMKM dan pemasaran online. Awalnya, ia hanya memproduksi beberapa jenis kue favorit keluarga, seperti barongko dan apam.

Perjalanan Usaha dan Inovasi

Awal mula usahanya tidaklah mudah. Nurhidayah harus berhadapan dengan keterbatasan modal, alat, dan pemasaran. Namun, berkat tekadnya dan dukungan keluarga, ia mulai memproduksi kue tradisional secara rutin. Pelanggan pertama berasal dari tetangga dan teman-teman, yang kemudian menyebar ke masyarakat luas melalui media sosial. Ia pun rajin ikut bazar makanan di Parepare, sehingga kue-kue tradisional karyanya semakin dikenal.

Kue Tradisional Pare yang Mengangkat Nama Kota

Kota Parepare dikenal dengan beberapa kue tradisional khas, seperti barongko, apam Pare, bolu cokelat Pare, hingga kue lapis dan kue cucur. Setiap kue memiliki ciri khas rasa dan teknik pembuatan yang unik. Nurhidayah membangun reputasi usahanya dengan menjaga keaslian rasa, bahan berkualitas, dan proses pembuatan yang higienis. Hal ini membuat usahanya dipercaya oleh masyarakat dan diburu oleh wisatawan.

Barongko: Kue Pisang Berbalut Daun Pisang

Barongko adalah salah satu kue paling ikonik dari Parepare. Kue ini dibuat dari pisang, santan, gula, dan telur, dibungkus dengan daun pisang dan dikukus hingga matang. Barongko disukai karena tekstur lembut dan aroma khas. Melalui inovasi, Nurhidayah menghadirkan barongko dengan berbagai varian rasa dan kemasan menarik yang cocok dijadikan oleh-oleh.

Apam Pare: Tradisi dan Kebersamaan

Apam Pare biasanya dibuat untuk acara hajatan atau syukuran di Parepare. Kue ini memiliki tekstur empuk dan rasa manis legit, terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan gula aren. Nurhidayah menjaga cita rasa asli dan memasarkan apam Pare dengan kemasan modern, sehingga mudah dijangkau konsumen luar daerah.

Keberhasilan Nurhidayah dalam Membangun Brand Lokal

Nurhidayah membangun brand Kue Pare Nurdin yang kini dikenal luas di Sulawesi Selatan. Ia mengedepankan nilai-nilai lokal, membangun relasi dengan petani dan pelaku UMKM lain, serta memberdayakan perempuan di sekitar lingkungannya untuk membantu produksi. Usahanya menyediakan lapangan kerja bagi ibu-ibu rumah tangga yang ingin memperoleh penghasilan tambahan. Dari dapur kecil, kini usaha Nurhidayah mampu memproduksi ribuan kue per bulan dan mendistribusikannya ke berbagai kota.

Strategi Pemasaran Digital dan Offline

Nurhidayah tidak hanya mengandalkan pemasaran tradisional, tapi juga aktif di media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. Ia berbagi cerita, foto proses pembuatan kue, testimoni pelanggan, dan berbagai promo menarik. Dengan menjalin kerja sama dengan toko oleh-oleh dan pelaku pariwisata, kue-kue tradisional Pare semakin dikenal di tingkat nasional.

Program loyalitas dan pengiriman luar kota juga dilakukan, sehingga kue-kue tradisional Pare dapat dinikmati oleh perantau asal Sulawesi Selatan yang rindu cita rasa kampung halaman. Nurhidayah juga mendapatkan penghargaan sebagai pelaku UMKM inspiratif dari pemerintah kota Parepare.

Pemberdayaan Perempuan dan Dampak Sosial

Salah satu misi utama Nurhidayah adalah membantu pemberdayaan perempuan di Parepare. Ia rutin memberikan pelatihan pembuatan kue tradisional, manajemen usaha, dan pemasaran digital kepada kaum ibu dan remaja putri. Selain berdampak pada ekonomi keluarga, inisiatif ini meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri masyarakat sekitar. Banyak dari peserta pelatihan yang akhirnya membuka usaha kue sendiri, menambah variasi kuliner Parepare.

Pelestarian Budaya Lewat Kuliner

Di tengah serbuan makanan instan dan kuliner modern, Nurhidayah berkomitmen melestarikan kue tradisional sebagai warisan budaya. Ia bekerja sama dengan komunitas budaya untuk memperkenalkan sejarah dan filosofi setiap jenis kue Pare. Upaya ini turut menjaga identitas kota Parepare di mata generasi muda, mengenalkan pentingnya makanan sebagai bagian dari sejarah dan kebersamaan masyarakat.

Harapan Nurhidayah untuk Masa Depan

Nurhidayah memiliki mimpi membuat kue tradisional Pare menjadi terkenal hingga tingkat nasional dan internasional. Ia ingin membuktikan bahwa produk lokal bisa bersaing dengan kuliner modern, dan kue tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Melalui inovasi kemasan, kerjasama dengan hotel/restoran, serta pengembangan rasa, Nurhidayah optimistis usaha kue Pare ke depan akan semakin sukses.

Motivasi bagi Generasi Muda

Kisah Nurhidayah adalah inspirasi bahwa setiap usaha, walaupun kecil, jika dijalani dengan tekad, inovasi, dan niat baik akan mampu berkembang dan bermanfaat bagi banyak orang. Ia mengajak generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kuliner tradisional, serta tidak ragu memulai usaha dari hal sederhana di lingkungan sendiri.

Penutup

Kisah sukses Nurhidayah dan kue tradisional Pare di kota Parepare, Sulawesi Selatan, membuktikan bahwa kuliner lokal memiliki potensi besar untuk berkembang melalui semangat, inovasi, dan kolaborasi. Selain membawa manfaat ekonomi, usaha kue tradisional Pare juga turut melestarikan budaya dan mempererat kebersamaan masyarakat. Kisah Nurhidayah adalah bukti bahwa kegigihan dan kecintaan pada warisan daerah dapat membawa perubahan positif yang nyata.

*Semua informasi di halaman ini bersumber dari data yang tersedia secara online dan disadur untuk menjadi konten edukatif dan inspiratif. Jika ada ketidaksesuaian informasi, harap dilaporkan via link kontak kami untuk dapat diadakan revisi.

Kisah Sukses Ir. Sahid Dan Sahid Printing Di Makassar Sulawesi Selatan



1750844281.jpg
Admin
Kisah Sukses Haris Dan Haris Digital Printing Di Kota Pare Pare Sulawesi Selatan



1750844281.jpg
Admin
Kisah Sukses Andi Dedi Dan Dedi Chicken Di Makassar Sulawesi Selatan



1750844281.jpg
Admin
Kisah Sukses Sri Haryati Dan Haryati Laundry Di Makassar Sulawesi Selatan



1750844281.jpg
Admin
Kisah Sukses Yani Dan Pare Pare Mini Market Di Kota Pare Pare Sulawesi Selatan



1750844281.jpg
Admin