Kabupaten Maros di Sulawesi Selatan dikenal sebagai kawasan subur dengan tradisi kuliner khas, terutama buah durian yang terkenal kelezatannya. Salah satu nama yang merepresentasikan inovasi dan ketekunan dalam mengembangkan bisnis kuliner durian di daerah ini adalah Rahmadani Syam, pelaku usaha muda yang berhasil membangun Kedai Durian Rahmadani dan menginspirasi generasi muda untuk tidak ragu berwirausaha.
Rahmadani Syam lahir dan besar di Maros. Sejak kecil ia terbiasa melihat orang tuanya berjualan buah, termasuk durian ketika musim panen tiba. Ketertarikannya pada dunia usaha sudah mulai tumbuh ketika ia duduk di bangku SMA, namun belum berani untuk memulai usaha sendiri karena keterbatasan modal dan pengalaman.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Rahmadani memutuskan untuk lebih serius mempelajari dunia bisnis. Ia mengikuti pelatihan kewirausahaan, membaca banyak buku tentang strategi pemasaran, dan mengamati tren usaha kuliner yang sedang berkembang. Impiannya membangun usaha sendiri mulai tumbuh kuat ketika melihat potensi durian lokal Maros yang sering dicari para wisatawan dan masyarakat sekitar.
Pada awal tahun 2020, Rahmadani memberanikan diri mendirikan Kedai Durian Rahmadani di pinggir jalan poros menuju kawasan wisata Rammang-Rammang, tempat wisata yang populer di Maros. Kedai ini dirancang sederhana namun menarik, dengan banner khas dan tempat duduk yang nyaman untuk pelanggan menikmati durian langsung dari petani Maros.
Rahmadani ingin menghadirkan durian lokal dengan kualitas terbaik, harga terjangkau, serta suasana kedai yang ramah keluarga. Ia bekerja sama dengan para petani lokal untuk mendapatkan durian segar dari kebun, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan petani di sekitar Maros.
Perjalanan bisnis Kedai Durian Rahmadani tidak selalu mulus. Selama pandemi COVID-19, kunjungan wisatawan menurun drastis, menyebabkan omzet kedai turun hingga 70%. Rahmadani tidak menyerah; ia beradaptasi dengan sistem pre-order durian via WhatsApp dan layanan antar ke rumah pelanggan di Maros dan sekitarnya.
Tantangan lain datang dari perubahan musim dan stok durian yang tidak selalu stabil. Namun, Rahmadani terus menjaga hubungan baik dengan petani dan mencari solusi agar suplai durian tetap lancar, seperti mengembangkan kebun durian sendiri bersama keluarga.
Berkat ketekunan dan inovasi, Kedai Durian Rahmadani telah dikenal luas di Maros dan beberapa kota di Sulawesi Selatan. Banyak media lokal yang meliput kisah usaha Rahmadani. Pada tahun 2022, ia mendapat penghargaan sebagai “Pengusaha Muda Inspiratif” tingkat Kabupaten Maros.
Usaha ini tidak hanya menguntungkan Rahmadani secara pribadi, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi lokal. Dengan menjadikan kedai sebagai pusat jual beli durian, Rahmadani membantu petani mendapatkan harga jual yang layak dan memperkenalkan durian Maros ke lebih banyak orang.
Melihat tingginya permintaan dan potensi durian Maros, Rahmadani berencana memperluas usahanya. Ia ingin membuka cabang di Makassar dan membangun platform pemesanan online yang lebih profesional, serta merintis franchise bagi pengusaha lain di Sulawesi Selatan. Selain itu, Rahmadani berkomitmen mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi pemuda lokal agar semakin banyak anak muda yang berani berbisnis.
Ia juga memimpikan produk olahan durian Rahmadani bisa menembus pasar nasional dan ekspor ke luar negeri, mengenalkan kekayaan kuliner Sulawesi Selatan secara lebih luas.
Rahmadani Syam adalah contoh nyata bahwa ketekunan, inovasi, dan semangat berbagi dapat membawa perubahan positif tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga masyarakat sekitar. Kisahnya membuktikan bahwa setiap orang bisa sukses asalkan mau belajar dan berani mengambil risiko.
Rahmadani sering mengajak para mahasiswa, pelajar, dan pemuda Maros untuk belajar tentang bisnis dari pengalaman langsung di kedainya. Ia terbuka untuk sharing serta memberikan motivasi bahwa wirausaha bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga tentang kontribusi dan kebermanfaatan.
Dari Kedai Durian Rahmadani, Rahmadani Syam berharap cerita suksesnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Selatan untuk terus berinovasi dan membangun usaha sendiri dengan potensi lokal.